Pertanyaannya sekarang, haruskah kita memilih pemimpin yang ideal sesuai syarat dan kelaziman? Haruskah kita berdebat panjang untuk memilih pemimpin yang ideal? Haruskah kita pasrah mengikuti proses yang terjadi dalam pemilihan pemimpin?
------
PWI, Muhammadiyah, dan Pilkada
(Menyoroti Anomali Pemilihan Pemimpin)
Oleh: Asnawin
(Pengurus PWI Sulsel/Muhammadiyah Sulsel)
Secara
Belum ada Komentar untuk "PWI, Muhammadiyah, dan Pilkada"
Posting Komentar